Pages

Subscribe:

Ads 468x60px

Labels

Jumat, 11 November 2011

Penyakit Kencing Manis





Salah satu penyakit menahun yang sering diderita oleh masyarakat adalah penyakit kencing manis, sehingga sering disebutkan oleh banyak orang. Penyakit ini sepertinya menakutkan, karena sepertinya kematian ataupun kehilangan anggota tubuh yang membusuk menjadi ancamannya. Sebenarnya, apa yang dimaksud dengan penyakit kencing manis? Apa mungkin bisa hidup sehat meskipun terkena penyakit ini?
Penyakit kencing manis atau diabetes melitus adalah suatu penyakit menahun akibat tubuh yang tidak dapat menghasilkan hormon insulin atau tubuh tetap menghasilkan insulin tetapi terjadi masalah sehingga tidak dapat digunakan dengan tepat. Insulin adalah hormon yang dihasilkan oleh organ pankreas yang ada di perut, yang berfungsi untuk menyalurkan glukosa (gula) ke dalam sel di seluruh tubuh untuk digunakan sebagai sumber tenaga.
Pada penyakit kencing manis terjadi penumpukan gula di darah dari pada masuk ke dalam sel untuk menjadi energi. Kadang kelebihan gula di dalam darah tersebut dibuang melalui kencing, sehingga air kencing menjadi ‘manis’.
Penyakit kencing manis tidak dapat diobati sehingga sembuh, namun penyakit ini dapat dikelola sehingga penderitanya tetap dapat hidup sehat secara normal. Hal terpenting dalam pengelolaan penyakit ini adalah pengaturan kadar gula darah dengan cara pengaturan makan, olahraga, menjaga berat badan, & jika diperlukan menggunakan obat-obatan atau penyuntikan insulin.
Pengecekan kadar gula darah pada penderita kencing manis harus dilakukan secara rutin untuk mengetahui perubahannya karena kadar gula darah yang terlalu rendah atau tinggi dapat membahayakan penderita. Selain itu, pengecekan juga berguna untuk mengatur dosis yang pas atau mengetahui efek dari obat-obatan atau insulin yang digunakan untuk mengendalikan kadar gula darah.
Pengecekan kadar gula darah dapat dilakukan di laboratorium klinik, atau dengan kemajuan teknologi dapat dilakukan sendiri dengan alat pengecek kadar gula darah elektronik portabel. Pada penderita penyakit kencing manis yang kadar gula darahnya kurang terkontrol, sangat disarankan untuk memiliki sendiri alat portabel tersebut & mengikuti petunjuk dokter untuk frekuensi penggunaannya.
Pada dasarnya, baik pemeriksaan di laboratorium klinik maupun dengan alat portabel menggunakan darah sebagai bahan pemeriksaannya. Pastikan dokter memberitahukan kadar gula darah yang dianggap sebagai angka normal sehingga tahu kapan harus segera konsultasi kembali ketika kadarnya dianggap terlalu tinggi atau rendah.
Selain itu, disarankan untuk tetap berkonsultasi secara rutin ke dokter setiap bulan disertai pemeriksaan laboratorium yang lain untuk mengontrol kemajuan pengobatan & mencegah terjadinya penyakit kencing manis yang parah.
Pengaturan pola makan yang disarankan untuk penderita penyakit kencing manis adalah sama saja dengan orang sehat, yaitu pola makan yang sehat & teratur. Sangat disarankan untuk makan tepat waktu 3 kali setiap hari.
Selain itu, berolah raga dapat membantu tubuh untuk menggunakan insulin & menurunkan kadar gula di dalam darah.
Menjaga berat badan pun harus dilakukan dengan mengurangi berat badan pada mereka yang kegemukan & menjaganya setelah mencapai berat badan yang ideal. Dengan begitu, kerja insulin di dalam tubuh dapat diperbaiki & menurunkan tekanan darah sehingga terhindar dari penyakit jantung & stroke.
Jika semua hal di atas tidak dapat mengendalikan kadar gula darah, maka diperlukan bantuan obat-obatan atau insulin untuk dapat mengendalikannya. Ada berbagai macam jenis obat-obatan yang diminum dengan cara kerja yang berbeda. Ada yang bersifat membuat tubuh menghasilkan lebih banyak insulin atau membantu tubuh agar mengunakan insulin dengan lebih efisien. Kadang, diperlukan penyuntikan insulin secara rutin untuk orang-orang tertentu. Semua obat-obatan tersebut harus digunakan sesuai petunjuk dokter.
Pada penderita penyakit kencing manis, selalu ada risiko untuk terjadinya kadar gula darah yang terlalu rendah akibat dosis obat yang terlalu tinggi atau penderita terlambat makan. Tanda dari kadar gula darah yang terlalu rendah adalah nyeri kepala, berkeringat banyak, merasa lemas & cemas. Jika hal itu terjadi, segera kontak dokter & lakukan pengecekan kadar gula darah. Untuk pertolongan pertama, biasanya disarankan untuk makan beberapa butir permen, meminum jus buah, atau cairan yang mengandung gula.
Pada penderita kencing manis yang kadar gula darahnya tidak terkontrol, akibat tidak disiplin dalam mengatur pola makan, tidak berolahraga, berat badannya naik terus, atau obat-obatan tidak diminum sesuai petunjuk dokter, akan dapat mengakibatkan bahaya yang mengancam nyawa.
Selain itu, kadar gula darah yang terus tinggi dapat merusak berbagai organ tubuh (komplikasi), seperti mata, pembuluh darah, saraf, & ginjal, sehingga dapat mengakibatkan kebutaan, penyakit jantung, stroke, kerusakan saraf, infeksi kaki yang dapat mengakibatkan kaki harus dilakukan pemotongan (amputasi), sampai kerusakan ginjal yang mengharuskan pasien dilakukan ‘cuci darah’ (dialisis) atau transplantasi ginjal.
Untuk mencegah komplikasi penyakit, dapat dilakukan perawatan diri yang tepat sehingga kadar gula darah tetap normal, seperti mengatur pola makan, olahraga, & menjaga berat badan. Selain itu, selalu patuhi petunjuk dokter & jadwal minum obat.
»»  READMORE...